Peristiwa Gorontalo

Laman

Minggu, 04 Maret 2018

NU Dukung Langkah Risma

Surabaya (Antaranews Gorontalo) - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, dapat dukungan dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kota Surabaya.

Organisasi massa ini mendukung langkah dia  untuk menata pendidikan anak-anak muda dan mengurangi kemaksiatan di Kota Pahlawan.

"Kota Surabaya adalah Kota Pahlawan dan juga kota santri, segala kemaksiatan dan lain sebagainya harus dikurangi," kata Ketua PC NU Kota Surabaya, Ahmad Zuhri, di Surabaya, Minggu.

Menurut dia, untuk kemajuan Surabaya diperlukan suatu kesimbangan antara fisik maupun materiil dalam fasilitas kota yang lebih layak dan bagus, tetapi juga harus diimbangi kualitas kehidupan warga masyarakat yang tentram, aman, dan religius.

Rismaharini juga telah menekankan pentingnya pendidikan di kalangan anak muda saat ini.

Hal ini dikarenakan, Risma sering menjumpai anak muda yang suka bermain di sejumlah taman di Kota Surabaya dengan disertai minum minuman keras. "Saya mulai agak rinci, ngurusi anak-anak muda di Surabaya," ujarnya.

 

Ajudan Jadi Lawan Main Saat Jokowi Latihan Tinju

Jakarta (Antaranews Gorontalo) - Presiden Joko Widodo berlatih tinju dengan sang ajudan yang bernama Teddy sebagai lawan mainnya, di Istana Kepresidenan Bogor.

Aksi Presiden tersebut dapat disaksikan melalui vlog yang dibuatnya dan didistribusikan oleh Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin di Jakarta sejak Sabtu malam.

Dalam vlog berjudul JKWVLOG TINJU itu Presiden Jokowi memilih mitra bertinju seorang ajudannya Teddy yang disebutnya masih muda.

"Yang jadi partner latihan tinju saya sore hari ini ajudan, namanya Teddy, masih muda dan yaa coba kita lihat nanti," kata Jokowi.

Dari vlog tersebut kemudian tampak Jokowi yang mengenakan sarung tinju warna hitam melancarkan serangan pukulan kepada Teddy, namun Teddy hanya bertahan dan tidak melakukan serangan balik.

Dalam vlog tersebut, Presiden Jokowi juga mengungkapkan hobinya berolahraga mulai dari panahan, futsal, dan jogging, kini kemudian mencoba latihan olahraga baru baginya yakni tinju.

"Saya berlatih bersama Pak Abed. Benar-benar melelahkan tapi juga menyegarkan," katanya.

Jokowi merasakan bahwa olahraga tinju ternyata tidak sekedar latihan bertarung. Menurut dia, di dalamnya ada pelajaran tentang kecepatan tubuh, gerak refleks, dan konsentrasi pikiran.

"Satu yang pasti, olahraga tinju membutuhkan ketahanan fisik yang tinggi. Dan tubuh yang sehat dan bugar, melahirkan pikiran yang jernih," kata Mantan Gubernur DKI itu.

Sabtu, 03 Maret 2018

Dana Desa Swakelola Picu Daya Beli Masyarakat Pedesaan

Jakarta (Antaranews Gorontalo) - Daya beli masyarakat pedesaan ditargetkan mencapai Rp100 triliun setelah terlaksananya program dana desa sejak 2014 yang terus berlanjut hingga tahun ini.

"Dampak peningkatan ekonomi yang luar biasa tersebut terjadi karena adanya keharusan bagi desa untuk menggunakan Dana Desa secara swakelola, dimana mulai tahun ini kami mengintensifkan penggunaan Dana Desa untuk program padat karya," ujar Menteri Desa dan Pembangngunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.

Ia menambahkan jumlah dana desa yang dikucurkan tahun ini mencapai Rp60 triliun diperkirakan bakal meningkatkan daya beli masyarakat desa hingga Rp 100 triliun.

Nantinya akan ada 30 persen dana desa yang dialokasikan untuk program padat karya.

"Jadi, jika ada Rp60 triliun alokasi dana desa, maka Rp18 triliun di antaranya digunakan untuk membiayai program padat karya," katanya.

Dana sebesar itu diproyeksikan akan menciptakan 5-6,6 juta tenaga kerja.

"Para tenaga kerja ini diharapkan akan terlibat dalam berbagai proyek yang dibiaya dana desa, seperti pembuatan infrastruktur dasar hingga pengembangan empat program prioritas," ujarnya.

Untuk program padat karya sendiri telah diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) dari 4 kementerian yakni Kementerian Keuangan, Kemendes PDTT, Kementerian Dalam Negeri, dan Bappenas.

Dalam SKB 4 menteri tersebut, salah satu titik tekannya adalah larangan pengunaan kontraktor dalam berbagai program pembangunan di kawasan perdesaan.

Semua proyek pembangunan harus dilaksanakan secara swakelola sehingga dari tenaga kerja, pengadaan bahan material, hingga konsumsi yang digunakan selama pelaksanaan proyek berasal dari warga desa sendiri.

"Jadi nanti ada 30 persen dari dana desa tahun 2018 atau sekitar Rp18 triliun yang digunakan untuk program padat karya. Kami harapkan dana sebesar itu akan menyerap sekitar 5-6,6 juta tenaga kerja. Dengan demikian, akan ada peningkatan daya beli hingga hampir Rp100 triliun di kawasan perdesaan," katanya.

Menteri Desa PDTT menegaskan terkait pelaksanaan pengadaan barang dan jasa tersebut maka tidak boleh ada keterlibatan perangkat desa.

Selain membangun profesionalitas dan upaya pencapaian kualitas kerja, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi peluang penyalahgunaan dana.

Dengan demikian, target untuk mewujudkan Desa Mandiri dan masyarakat desa yang sejahtera bisa tercapai sehingga mampu menekan arus urbanisasi yang saat ini masih sangat tinggi.

"Saya kira masyarakat desa tidak akan tertarik lagi untuk pergi ke kota bila di desanya sendiri sudah banyak tersedia lapangan kerja. Salah satu tujuan Dana Desa memang untuk mengurangi kesenjangan desa-kota," ujar Eko.

Pihaknya mencatat laju urbanisasi Indonesia per tahun mencapai 4 persen bahkan diperkirakan pada 2025, 68 persen penduduk Indonesia berada di perkotaan. Jumlah itu diperkirakan akan naik signifikan pada 2050, dimana 85 persen penduduk diprediksi tinggal di kawasan perkotaan.

Grace Natalie Jelaskan Pertemuan PSI dengan Presiden

Jakarta (Antaranews Gorontalo) - Ketua Umum DPP PSI Grace Natalie mengklarifikasi pertemuan jajaran pengurus partainya dengan Presiden Jokowi di Istana Negara yang belakangan menuai cibiran sejumlah pihak lantaran disebut membicarakan Pilpres di sela jam kerja Presiden.

"Ada anggapan yang kurang tepat terkait pertemuan DPP PSI dengan Presiden Jokowi di Istana Negara pada Kamis 1 Maret 2018. Pertemuan itu adalah inisiatif DPP PSI yang meminta pertemuan dengan Presiden untuk membicarakan masalah kebangsaan dan negara," jelas Grace Natalie dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.

Menurut Grace, Presiden Jokowi memenuhi permintaan itu karena peduli dengan pendidikan politik kaum muda.

"Masalah kebangsaan dan negara yang menjadi concern kami terutama adalah masalah korupsi dan intoleransi," kata Grace.

"Karena korupsi dan intoleransi terus terjadi menjelang Hari H pemilu, maka pemilu kita terancam menjadi tak berkualitas," jelas dia.

Terkait dukungan terhadap Jokowi pada Pilpres 2019, Grace menegaskan bahwa sejak awal PSI memang mendukung Presiden Jokowi. Namun dia menegaskan PSI akan bekerja untuk memenangi Jokowi di periode kedua melalui pemilu berkualitas, bukan dengan menghalalkan segala cara.

"Presiden Jokowi tidak boleh diturunkan dengan cara tidak bermartabat, juga tak boleh menang dengan cara demikian," kata dia.

Grace mengungkapkan, saat ini ada tanda-tanda kuat berbagai upaya tidak benar dilakukan untuk menjatuhkan Jokowi. Menurutnya, PSI tidak bisa menerima hal tersebut dan sedang bekerja untuk mencegahnya melalui langkah-langkah strategis.

"Nah, di istana, kami membicarakan semua itu dalam kapasitas Pak Jokowi sebagai Presiden, bukan politisi," lanjut mantan presenter berita TV tersebut.

Grace menekankan Presiden Jokowi adalah seorang negarawan yang sangat peduli dengan masa depan dan pendidikan politik anak muda Indonesia. Sehingga, kata dia, terlalu berlebihan bila diasumsikan Istana Negara digunakan sebagai tempat bermain politik.

Seorang TKI Tertahan di Yordania

Indramayu (Antaranews Gorontalo) - Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Indramayu, Jawa Barat, mendapatkan laporan adanya seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang tidak bisa pulang karena ditahan majikan dan dua bulan terakhir malah tidak ada kabarnya.

"Terakhir keluarga berkomunikasi dengan anaknya itu dua bulan yang lalu dan menginformasikan bahwa akan pulang akhir bulan Januari 2018, namun sudah lewat belum juga pulang," kata Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Juwarih di Indramayu, Sabtu.

Juwarih mengatakan TKI itu bernama Sutiah binti Makmud (38) asal Desa Krasak, Blok Krajan, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu dan sudah 10 tahun bekerja di Yordania tidak bisa pulang karena tertahan oleh majikannya.

Bahkan dua bulan ini dari Informasi keluarganya, justru tidak diketahui lagi keberadaannya.

Menurut Juwarih, Sutiah selalu dijanjikan akan dipulangkan oleh majikannya, namun sampai saat ini belum juga dipulangkan sampai suaminya sudah menikah lagi dengan perempuan lain.

"Pihak keluarganya mengatakan beberapa bulan yang lalu masih bisa berkomunikasi walaupun tidak sering, namun sekarang malah tidak ada komunikasi sama sekali," tuturnya.

Kelurga kata Juwarih, khawatir dengan keberadaan Sutiah dan mengharapkan SBMI Indramayu bisa membantu untuk memulangkannya.

Menurut pengakuan keluarganya, awalnya Sutiah direkrut oleh Sanusi alias Wewe, sponsor asal Desa Krasak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Kemudian pada tahun 2008, diberangkatkan ke Yordania.

"Dia bekerja pada majikan laki-laki bernama Sawsan Ali Alderee dan majikan perempuan bernama Sharci," ujrnya.

SBMI dalam waktu dekat akan membuat surat pengaduan ke KBRI Amman, Yordania dan ke Direktorat PWNI dan BHI Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia di Jakarta.

"Setelah data-data sudah lengkap baru kami akan mengadukan permasalah ini ke Kemlu," katanya.

BJ Habibie dirawat di Jerman

Jakarta (Antaranews Gorontalo) - BJ Habibie kini menjalani perawatan kesehatan di rumah sakit Klinik Starnberg, Muenchen, Jerman. Mantan Presiden Indonesia itu sebelumnya mengalami gangguan pada klep jantungnya.

"Benar, sudah tiga hari beliau dirawat di Klinik Starnberg Muenchen, Jerman. Mohon bantu doa semoga Bapak BJ Habibie lekas sembuh," kata Sekretaris BJ Habibie, Rubijanto di Jakarta, Sabtu.

Rubijanto menjelaskan memburuknya kondisi mantan orang nomor satu di Tanah Air itu bermula pada Selasa (27/2). Saat itu, Habibie sulit bernafas dan kemudian langsung diperiksa oleh dokter.

Kemudian, tim dokter mendapati klep jantung BJ Habibie ada kebocoran yang berakibat penumpukan air pada paru-paru hingga 1,5 liter. Dokter menyarankan untuk segera menjalani operasi jantung. Namun, Habibie memilih untuk menjalani tindakan dengan menggunakan metode yang lebih canggih.

"Kami memohon agar seluruh masyarakat Indonesia, turut mendoakan agar kondisi kesehatan beliau pulih seperti sedia kala," katanya.

Bareskrim Ciduk Warga Lombok Penyebar Ujaran Kebencian

Mataram (Antaranews Gorontalo) - Badan Reserse Kriminal Polri menangkap seorang warga Lombok, Nusa Tenggara Barat, berinisial KJ (40), karena diduga menyebar ujaran kebencian dan penghinaan kepada Presiden Joko Widodo melalui akun media sosial facebook.

Kabid Humas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti di Mataram, Sabtu, membenarkan bahwa KM ditangkap pada Jumat (2/3) dini hari, ketika sedang berada di Gili Trawangan, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara.

"Jumat dini hari, sekitar pukul 01.30 WITA, tim cyber dari Bareskrim Polri dibantu tim dari kami Subdit II Ditreskrimsus Polda NTB melakukan penangkapan terhadap KJ alias Among di Gili Trawangan," kata Tri Budi yang dihubungi wartawan di Mataram, Sabtu.

Pria asal Mekar Sari, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, itu ditangkap karena diduga melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dengan menggunggah sepenggal kalimat yang menghina Presiden RI melalui akun media sosial facebook pribadinya bernama Jayang Rane.

Saat ini KJ dikatakan telah dibawa ke Mabes Polri untuk menjalani proses pemeriksaan lanjutan di Direktorat Cyber Crime Bareskrim Polri.

"Jumat (2/3) sore sudah diterbangkan ke Jakarta," ujar Tri Budi.