Peristiwa Gorontalo

Laman

Rabu, 02 November 2016

Kepolisian di seluruh Indonesia siaga satu mulai hari ini

Jakarta (ANTARA GORONTALO) - Wakil Kepala Polri Komjen Pol Syafruddin menyatakan bahwa kepolisian di seluruh Indonesia siaga satu mulai hari ini.

"Sudah siaga satu per hari ini untuk seluruh Indonesia," katanya di sela Apel Kesiapsiagaan Tahap Kampanye Dalam Rangka Pilkada Serentak 2017 di Lapangan Monumen Nasional, Jakarta, Rabu.

Peningkatan status siaga satu, menurut dia, dilakukan karena situasi keamanan memasuki masa kampanye pemilihan kepala daerah memerlukan peningkatan kesiagaan mengantisipasi kemungkinan adanya gangguan keamanan di seluruh wilayah Indonesia.

"Alasannya karena membaca situasi keamanan, saat ini tahapan Pilkada sudah masuk masa kampanye terbuka," ujar mantan Kepala Lembaga Pendidikan Polri itu.

Perintah Siaga I sudah dikeluarkan bagi personel Brigade Mobil pada Jumat (28/11).

Hari ini empat ribu pasukan gabungan TNI, Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja mengikuti apel kesiapsiagaan Pilkada Serentak 2017 di lapangan Monumen Nasional.

Sementara itu, ada 18 ribu personel akan dikerahkan untuk mengamankan rencana unjuk rasa besar-besaran di Jakarta pada 4 November 2016.

Editor: Hence Paat

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Golkar tak inginkan Maia Estianti jadi jubir kampanye

Cikarang, Bekasi (ANTARA GORONTALO) - DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi menyatakan pasangan calon nomor urut 5 --Neneng Hasanah Yasin dan Eka Supriatmaja (Neneng YES)-- tidak akan menggunakan penyanyi Maia Estianti sebagai juru kampanye mereka.

"Masalah juru bicara ini memang tidak menggunakan Maia Estianti dikarenakan ketidaksukaan (kami terhadap) pembunuhan karakter," kata Wakil Ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi Ahmad Budiarta, Rabu.

Menurut dia, kampanye Pilkada Bekasi Februari 2017 tidak menggunakan artis untuk mempopulerkan partai berlambang pohon beringin.

Menurut dia, gaya politik yang menggunakan artis papan atas sebagai juru bicara kampanye mesti diubah karena dinilainya tidak efektif dan belum tentu mengerti politik daerah.

Kalau pun pasangan calon bupati dan wakil bupati yang diusung Koalisi Bersinar (Golkar, Nasdem, PAN dan Hanura) itu menggunakan artis untuk kampanye, maka artis itu bukan Maia Estianti, mantan istri Ahmad Dhani.

Dia menyebutkan, jika DPC Gerindra memilih Maia Estianti sebagai juru bicara, maka itu candaan saja karena merekrut artis harus sesuai jalur dan sang artis memiliki kualitas politik yang baik dalam memanfaatkan program kerja yang disusun dalam bentuk visi dan misi.

"Dalam pemanfaatan artis ini kan juga harus mengeluarkan biaya juga, dan penggunaannya bisa Zaskia Gotik, Charly beserta rombongan bahkan Nasar," kata Ahmad.

Ia menambahkan penggunaan artis saat kampanye hanya akan dilakukan pasangan Neneng YES pada saat kampanye akbar di lapangan sepakbola Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung pada 11 Februari 2017. Itu pun digunakan untuk lebih menyemarakkan kampanye dan penggunaannya lebih digunakan untuk menghibur partisipan.

Editor: Hence Paat

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Golkar tak inginkan Maia Estianti jadi jubir kampanye

Golkar tak inginkan Maia Estianti jadi jubir kampanye

DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi menyatakan pasangan calon nomor urut 5 --Neneng Hasanah Yasin dan Eka Supriatmaja (Neneng YES.



Selasa, 01 November 2016

Panwas Kota Gorontalo Tertibkan Alat Peraga Kampanye

Gorontalo,  (ANTARA GORONTALO) - Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kota Tengah, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo di sejumlah lokasi, Selasa.

Ketua Panwascam Kota Tengah, Arifin Radjak mengatakan, penertiban tersebut untuk menindaklanjuti surat dari Panwaslu Kota Gorontalo.

"Kami melakukan penertiban APK dalam bentuk baliho yang tidak sesuai dengan ketentuan ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU)," jelasnya.

Jumlah APK pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo yang ditertibkan berjumlah empat.

"APK yang kita tertibkan berada di Jalan Kalimantan, Jalan Jhon Aryo Katili dan depan RTH Kota tengah," ungkapnya.

Selain itu, Arifin juga menegaskan masih akan melakukan penertiban APK yang berada di Jalan Mangga II, Jalan Kenangan dan Kaputi Indah.

"Masih ada tiga baliho lagi yang akan kita tertibkan karena tidak sesuai ketentuan yang berada di bahu jalan dan jalan protokol," katanya.

KPU Provinsi Gorontalo telah menetapkan tiga pasangan Cagub-Cawagub Gorontalo sebagai peserta Pilkada 2017.

Ketiga pasangan tersebut yaitu, Hana Hasana Fadel-Tonny S Junus diusung oleh PDI-Perjuangan-PKB-Gerindra- PPP, Rusli Habibie-Idris Rahim yang diusung oleh partai Golkar dan Demokrat, dan pasangan Zainuddin Hasan-Adhan Dambea diusung oleh partai Hanura, PKS dan PAN.

Editor: Hence Paat

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Panwas Kota Gorontalo Tertibkan Alat Peraga Kampanye

Panwas Kota Gorontalo Tertibkan Alat Peraga Kampanye

Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kota Tengah, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo di sejumlah lokasi, Selasa. Ketua ...



SBY-Wiranto bertemu dan berdialog

Jakarta (ANTARA GORONTALO) - Presiden keenam Indonesia, Susilo Yudhoyono, dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto, bertemu di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Jakarta, Selasa ini. Menurut Wiranto, mereka membahas bulutangkis dan PBSI. 
Wiranto terpilih menjadi ketua umum PB PBSI periode 2016-2020 menggantikan Gita Wirjawan. Wiranto mengatakan, Yudhoyono yang mendatangi ke kantornya untuk memberikan dukungan bagi kepemimpinannya di PB PBSI.

"Hal yang dibahas adalah masuknya saya ke PBSI sebagai ketua umum, tadi disinggung malah ya karena beliau (SBY) juga kenal Pak Gita Wirjawan mantan ketua umum PBSI dan sekarang saya sampaikan bahwa saya mengambil alih status kepemimpinan PB PBSI untuk penugasan 2016-2020," kata Wiranto seusai bertemu Yudhoyono. 
"Beliau sangat senang karena beliau tahu bahwa saya memang hobi badminton dari dulu, tahu bahwa saya pemain badminton juga dan mendukung karena beliau juga yang dulu mendorong pak Gita Wirjawan untuk memegang Pengurus Pusat PBSI," ujarnya.
Wiranto dan Yudhoyono sama-sama pensiunan jenderal TNI AD. Wiranto dulu menjadi panglima TNI dan Yudhoyono pernah menjadi anak buahnya sebagai kepala staf teritorial panglima TNI. 
Selepas pensiun, Yudhoyono lalu membidani kelahiran Partai Demokrat dan pernah bersaing dengan Wiranto menuju kursi kepresidenan pada 2004. Wiranto juga berkiprah ke politik dan membangun Partai Hanura. 
Partai Demokrat sekarang mengusung Agus Yudhoyono menuju kursi gubernur DKI Jakarta pada Pilkada serentak 2017 sementara Wiranto dengan Partai Hanura-nya mendukung Basuki Purnama alias Ahok.

Editor: Hence Paat

COPYRIGHT © ANTARA 2016

SBY-Wiranto bertemu dan berdialog

SBY-Wiranto bertemu dan berdialog

Presiden keenam Indonesia, Susilo Yudhoyono, dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto, bertemu di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Jakarta, Selasa ini. ...